MEMPAWAH – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM sektor kuliner di Kabupaten Mempawah kini semakin gencar dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Langkah adaptif ini dilakukan bukan sekadar sebagai etalase produk, melainkan juga sebagai sarana komunikasi langsung yang efektif dalam menjangkau konsumen.
Salah satu pelaku usaha yang menerapkan strategi tersebut adalah Ulfa, pemilik usaha olahan kue dan roti “Rasakoe Bakery”. Dalam wawancara yang dilaksanakan secara online pada Kamis (30/07/2026), Ulfa memaparkan bahwa pemanfaatan media sosial adalah kunci utamanya dalam mempromosikan produk, mengingat penjuualannya difokuskan secara online melalui sistem pesan antar (delivery).
Usaha kuliner yang telah dirintis selama kurang lebih tiga tahun ini menggunakan tiga platform digital utama sebagai sarana promosi dan komunikasi dengan konsumen, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Dari ketiga platform tersebut, Ulfa mengungkapkan bahwa tingkat interaksi paling tinggi baik untuk kelancaran komunikasi maupun proses transaksi, paling banyak terjadi melalui WhatsApp.
Tidak hanya mengunggah foto produk, Ulfa juga memiliki rencana untuk terus berinovasi. Ia mengaku tertarik untuk mulai membuat konten-konten promosi kreatif yang mengikuti tren masa kini di media sosial agar usahanya terus relevan dan menarik perhatian konsumen.
Sebagai sesama pelaku usaha yang terus berjuang di era digital, Ulfa pun turut membagikan semangat kepada rekan-rekan sesama pengusaha UMKM. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan pantang menyerah dalam membangun sebuah bisnis.
“Saya memiliki pesan untuk semua pengusaha UMKM untuk semangat terus, walaupun berulang kali gagal mari kita coba lagi. Dan perlu diingat bahwa semua hal yang besar berawal dari hal-hal yang kecil,” pesannya memotivasi.
